Miliki website profesional untuk bisnis anda, Mobile & SEO Friendly
http://riauwebdesign.com
Portal Berita Riau
Portal Berita Riau, terupdate dan Terkini, Informasi Riau Terpercaya!
http://berita.riauniaga.com
Situs Iklan Gratis Pekanbaru
Pasang Iklan Usaha anda saat ini juga di riauniaga.com, GRATIS 100%
http://raiuniaga.com
Belajar Bisnis Internet Gratis
Anda ingin mendapatkan penghasilan dari internet? mari belajar bersama kami...
http://fullblogging.com
Ads by UKMriau
UKMriau.com, Jakarta – Benarkah, Ekonomi Digital Indonesia Terancam? Saat Jokowi Tunjuk Bos Alibaba. Kedaulatan ekonomi digital Indonesia akan mengalami ancaman dengan menunjuk Jack Ma, Chairman Executive Alibaba sebagai Dewan Pengarah Peta Jalan E-Commerce Indonesia. Karena, kebijakan ini dinilai memberikan kesempatan China menguasai ekonomi digital Tanah Air.
“Presiden harus melihat kalau ini membahayakan ekonomi digital Indonesia,” kata Kamilov Sagala, Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) di Jakarta, Rabu (7/9/2016).
Sebelumnya, pemilihan Jack Ma sebagai Anggota Dewan Pengarah Peta Jalan E-Commerce Indonesia dilakukan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Kebijakan ini diamini Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebanyak 8,7 juta pelanggan belanja daring diperkirakan terdapat di Indonesia pada 2016. Nilai transaksi ini bisa mencapai US$4,89 miliar.
Sebelum itu terjadi, kompetisi industri e-commerce di Indonesia akan tidak sehat jika Jack Ma ditetapkan sebagai Anggota Dewan Pengarah Peta Jaaln E-Commerce Indonesia. Pasalnya, kebijakan ini memberikan karpet merah bagi China menguasai pasar e-commerce Indonesia.
“China sedang membangun kembali kejayaan jalan sutra dengan e-commerce,” ucapnya.
Kamilov memahami Indonesia dicita-citakan menjadi pemain digital Asia oleh Jokowi. Namun, langkah itu tidak tepat dicapai dengan penunjukkan Jack Ma sebagai Anggota Dewan Pengarah Peta Jalan e-Commerce Indonesia.
Sebagai informasi, Dewan Pengarah Peta Jalan E-Commerce dibentuk sebagai penasihat Tim Pengarah Peta Jalan E-Commerce Indonesia. Anggota dewan pengarah ini tediri dari tokoh-tokoh e-commerce. Adapun untuk Tim Pengarah Peta Jalan E-Commerce diisi oleh para menteri dan kepala lembaga non-departemen. (Ahmad Fadli)
Sumber : indonesianindustry.com












